breadcrumb
breadcrumb
menu
Menu Cepat
Artikel Kampus
Informasi & berita terbaru
Website Kuliah Sambil Kerja UNISA: RPL Teknik Informatika
Penilaian Gizi dan Edukasi Pola Makan bagi Staf Layanan Gizi: Cek S1 Ilmu Gizi UNISA (P2K/RPL)
Sudah Menjadi Pengajar, Rika Pilih Kuliah PAI untuk Memperkuat Kompetensi
Sudah Menjadi Pengajar, Rika Pilih Kuliah PAI untuk Memperkuat Kompetensi
Sudah menjadi pengajar, Rika memilih S1 Pendidikan Agama Islam di UNISA Kuningan untuk memperkuat kompetensi dan melanjutkan kuliah sambil tetap mengajar.
Bekerja sebagai pengajar membuat Rika Kamilatul Marifah semakin dekat dengan dunia pendidikan. Dari pengalaman tersebut, keinginannya untuk melanjutkan kuliah yang sempat tertunda kembali menguat.
Rika akhirnya memilih S1 Pendidikan Agama Islam (PAI) di Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA) sambil tetap menjalani aktivitasnya sebagai pengajar.
Menjadi Pengajar Membuat Rika Merasa Masih Perlu Belajar
Belum bisa langsung kuliah, Rika memilih menjadi pengajar di salah satu lembaga bimbingan belajar. Pekerjaan tersebut menjadi caranya untuk tetap menggunakan ilmu yang dimiliki sekaligus memberikan manfaat kepada orang lain.
Dari pengalaman mengajar, Rika justru menyadari bahwa pengetahuannya masih perlu dikembangkan. Kuliah kemudian menjadi langkah yang ingin ia tempuh untuk tumbuh sebagai pendidik yang lebih profesional dan kompeten.
Baca juga: Pengalaman Layanan Gizi Sudah Ada, Bagaimana Membawanya Naik Level? S1 Ilmu Gizi UNISA melalui RPL
Rencana Kuliah Sempat Tertunda Setelah Lulus SMA
Keinginan kuliah sebenarnya sudah ada sejak Rika duduk di bangku SMA. Namun keterbatasan ekonomi membuat rencana masuk perguruan tinggi harus ditunda.
Pada saat yang sama, ia melihat teman-teman sebayanya mulai kuliah. Hal tersebut sempat membuat Rika kurang percaya diri, merasa tertinggal, bahkan merasa gengsi karena belum bisa mengambil langkah yang sama.
Pengalaman itu kemudian menjadi bagian dari proses pendewasaannya. Rika mulai berhenti membandingkan perjalanan hidupnya dengan orang lain dan memilih fokus pada langkahnya sendiri.
“Waktu yang tertunda bukan berarti mimpi yang hilang.”
Kalimat tersebut menjadi prinsip yang membantunya melihat keadaan dari sudut pandang berbeda. Ia mulai memahami bahwa waktu memulai setiap orang memang tidak selalu sama.
S1 Pendidikan Agama Islam Menjadi Pilihan Rika
Ketika kesempatan kuliah terbuka, Rika memilih S1 Pendidikan Agama Islam karena ingin memperdalam bidang pendidikan keagamaan. Jurusan tersebut juga memiliki hubungan yang dekat dengan kesehariannya sebagai pengajar.
Bagi Rika, pengalaman di ruang belajar dan pendidikan di perguruan tinggi kini berjalan ke arah yang sama. Ia berharap keduanya saling melengkapi menjadi bekal untuk menjalani perannya sebagai pendidik.
Baca juga: UNISA Kuningan Perkuat Budaya Riset, Dosen Didorong Hasilkan Inovasi untuk Masyarakat
Kuliah Sambil Mengajar Membutuhkan Pengaturan Prioritas
Menjadi pengajar sekaligus mahasiswa membuat Rika harus membagi waktu antara pekerjaan dan kuliah. Pengalaman mengajar juga membuat proses belajarnya terasa lebih dekat dengan dunia pendidikan yang sudah ia kenal sehari-hari.
Rika menyadari menjalani keduanya tidak selalu mudah, tetapi pengalaman bekerja telah membentuknya menjadi lebih mandiri dan bertanggung jawab. Membagi waktu antara mengajar dan kuliah kini menjadi bagian dari proses yang ia jalani.
UNISA Kuningan Memadukan Pendidikan Islam, Teknologi, dan Kewirausahaan
Universitas Islam Al-Ihya Kuningan (UNISA Kuningan), tempat Rika melanjutkan pendidikan, membawa positioning sebagai Kampus Islam Berbasis IT dan Kewirausahaan. Pendekatan pendidikannya memadukan nilai-nilai Islam dengan pemanfaatan teknologi, kemandirian, dan wawasan kewirausahaan.
UNISA Kuningan juga menghadirkan Program Perkuliahan Karyawan (P2K), termasuk S1 Pendidikan Agama Islam, bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan sambil tetap menjalankan aktivitasnya.
Pendidikan Menjadi Bagian dari Pemberdayaan Perempuan
Bagi Rika, melanjutkan kuliah juga memiliki makna sebagai pemberdayaan perempuan. Ia ingin menunjukkan bahwa perempuan tetap memiliki ruang untuk belajar, berkembang, dan mengambil peran di tengah keluarga maupun masyarakat.
Melalui pendidikan, Rika berharap dapat menjadi teladan bagi anak-anaknya sekaligus tumbuh menjadi pendidik yang memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Mengajar dan Kuliah Bisa Berjalan Bersama
Perjalanan Rika menunjukkan bahwa pengalaman mengajar dan keinginan untuk terus belajar bisa berjalan beriringan. Kalau kamu mulai memikirkan langkah yang sama untuk memperkuat kompetensi sebagai pendidik, kami siap membantu mencari Program Perkuliahan Karyawan (P2K), kampus, dan jurusan yang sejalan dengan kebutuhan serta tujuan kariermu.
Cari informasi selengkapnya melalui kelaskaryawan.id. atau unisa.id. serta ikuti Instagram Kelas Karyawan UNISA Kuningan dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar tidak ketinggalan informasi terbaru seputar kuliah dan pendidikan tinggi. Kalau sudah mantap dengan pilihanmu, daftar kuliah secara online, karena perubahan dimulai dari #BeraniKuliah.
Hubungi layanan kami
Pusat Bantuan Kampus
Kampus UNISA • Jl. Mayasih No. 11 Cigugur Kuningan, Jawa Barat
Tagged (Tags) :
© 2026 Universitas Islam Al Ihya Kuningan. All rights reserved.
UNISA